Author Guidelines

Pedoman Penulisan Artikel

Berikut ini ketentuan-ketentuan mengenai bentuk tulisan, sistimatika penulisan, abstrak, format, tabel, gambar, kutipan dan referensi yang digunakan sebagai pedoman minimal untuk penulisan artikel yang akan dimuat pada JBA.

 

BENTUK TULISAN

Semua tulisan dalam bentuk esai atau uraian disertai judul sub bab (heading) masing-masing bagian, kecuali bagian pendahuluan yang disajikan tanpa judul sub bab. Peringkat judul sub bab dicetak tebal (bold) dan penulisan tidak disertai urutan angka. Penulisan judul sub bab sebagai berikut:

PERINGKAT 1 (huruf besar semua dan rata tengah)

Peringkat 2 (huruf besar-kecil dan rata tepi kiri)

Peringkat 3 (huruf besar-kecil dicetak miring dan rata tepi kiri)

 

SISTIMATIKA PENULISAN

Sistimatika penulisan artikel yang merupakan hasil penelitian terdiri empiris dari 1) Judul, nama penulis, institusi penulis dan surel penulis, 2) Abstrak, 3) Pendahuluan yang menguraikan isu penelitian, motivasi penelitian, rumusan masalah dan tujuan, rerangka Teoritis dan pengembangan hipotesis (jika ada) yang memaparkan rerangka teoritis sebagai landasan logis untuk mengembangkan hipotesis atau model penelitian, 4) Metoda Penelitian yang memuat metoda pemilihan sampel dan pengumpulan data, definisi operasional dan pengukuran variabel, 5) Hasil penelitian yang menguraikan analisis data dan pembahasan temuan penelitian, 6) Penutup yang berisi simpulan, implikasi, keterbatasan penelitian dan saran untuk peneltian selanjutnya, serta 7) Referensi.

 

ABSTRAK

Setiap artikel harus menyajikan satu paragraf Abstrak pada awal tulisan yang terdiri ±200 kata (disajikan dalam bahasa Inggris dan Indonesia). Abstraksi memuat ringkasan pendahuluan (apa permasalahannya?), metoda atau bahan (bagaimana melakukannya?), hasil (apa temuannya?) dan diskusi (apa maknanya?) yang tujuannya memberi penjelasan ringkas kepada pembaca sebelum membaca materi artikel secara lengkap. Abstrak sebaiknya diikuti dengan minimal empat keywords untuk memudahkan penyusunan indeks artikel.

 

FORMAT

Judul artikel terdiri dari ±15 kata.

Artikel sebaiknya diketik dengan spasi dobel pada kertas A4 (8,27” x 11,69”), kecuali untuk kutipan langsung yang panjang (lebih dari tiga setengah ketikan) diketik spasi tunggal dengan bentuk berinden (indented style).

Artikel sebaiknya terdiri tidak lebih dari 7.000 kata (dengan jenis huruf Arial Narrow ukuran 12) atau maksimal 20 halaman A4 termasuk tabel dan gambar.

Marjin atas 3,6cm, bawah 3,6cm, kiri 2,5cm dan kanan 2,5cm dari badan teks.

Halaman muka (cover) setidaknya menyebutkan judul artikel dan identitas penulis.

Semua halaman termasuk tabel, gambar dan referensi diberikan nomor urut halaman.

Apabila artikel yang dikirimkan merupakan hasil penelitian dengan menggunakan data primer, harap disertakan angket atau instrumen atau kuisioner.

Angka, lafalkan angka dari satu sampai dengan sepuluh, kecuali jika digunakan dalam tabel dan ketika digunakan dalam unit atau kuantitas matematis, statistik, keilmuan atau teknis seperti jarak, bobot dan ukuran. Misalnya: 4 hari, 5 kilometer, 25 tahun. Semua angka lainnya disajikan secara numerik. Umum­nya kalau dalam perkiraan, angka dilafal­kan; misalnya: kira-kira sepuluh tahun.

Persentase dan pecahan desimal, untuk peng­gunaan yang bukan teknis gunakan kata persen dalam teks; untuk penggunaan teknis gunakan simbol %.

Persamaan, persamaan harus diberi nomer dalam kurung dengan penulisan rata marjin kanan.

 

TABEL DAN GAMBAR

Tabel ditulis kembali (rewrite) bukan merupakan hasil copy paste dari hasil statistik dan diisi data yang sesuai dengan pembahasan artikel.

Sumber tabel dicantumkan di bagian akhir tabel dengan inden sesuai batas kiri tabel.

Judul tabel diletakkan di atas tabel sedangkan judul gambar diletakkan di bawah gambar.

Tabel dan gambar diletakkan pada halaman tersendiri umumnya diletakkan di akhir setelah referensi. Penulis cukup menyebutkan pada bagian di badan teks untuk mencantumkan tabel dan gambar.

Pembuatan tabel menghilangkan garis vertikal, sedangkan garis horizontal hanya pada judul kolom dan akhir tabel.

Setiap tabel dan gambar diberikan nomor urut, judul yang sesuai dengan isi tabel, gambar dan sumber kutipan.

 

KUTIPAN DAN REFERENSI

Kutipan dalam teks sebaiknya ditulis di antara kurung buka dan kurung tutup yang menye-butkan nama akhir penulis, tahun tanpa koma dan nomor halaman jika dipandang perlu.

Contoh:

Satu sumber kutipan dengan satu penulis (Jones 1987), jika disertakan nomor halaman (Jones 1987: 115)

Satu sumber kutipan dengan dua penulis (Jones dan Freeman 1973)

Satu sumber kutipan dengan lebih dari dua penulis (Jones et al. 1985)

Dua sumber kutipan dengan penulis yang berbeda (Jones 1987, Freman 1986)

Dua sumber kutipan dengan penulis yang sama (Jones 1985, 1987), jika tahun publikasi sama (Jones 1985a, 1985b)

Sumber kutipan yang berasal dari pekerjaan suatu institusi sebaiknya menyebutkan akronim institusi yang bersangkutan (IAI 1994).

Setiap artikel harus memuat referensi (hanya yang menjadi sumber kutipan), dengan ketentuan penulisan sebagai berikut:

Referensi disusun alfabetik dengan nama penulis atau nama institusi

Susunan setiap referensi:

Artikel dalam jurnal: nama penulis. tahun terbit. judul artikel. nama jurnal atau penerbit, volume, nomor (bulan publikasi), halaman, (alamat web dan tanggal diaksesnya web jika referensi dari internet).

Buku: nama penulis. tahun terbit. judul buku teks. tempat terbit: nama penerbit.

Artikel dalam prosiding: nama penulis. tahun terbit. judul artikel. nama pertemuan ilmiah, tempat pertemuan, tanggal pertemuan, halaman, (alamat web dan tanggal diaksesnya web jika referensi dari internet).

Skripsi, tesis dan disertasi: nama penulis, tahun terbit, judul, skripsi/tesis/disertasi, tempat institusi: nama institusi, (alamat web dan tanggal diaksesnya web jika referensi dari internet).

Surat kabar: nama penulis, tanggal bulan tahun terbit, judul, nama surat kabar atau penerbit, halaman (kolom), (alamat web dan tanggal diaksesnya web jika referensi dari internet).

Contoh:

Abdolmohammadi, M.J. dan J. Shanteau. 1992. Personal Attributes of Experts Auditors. Organizational Behavior and Human Decision Process, 53 (November).

Griffith, A.I. 1995. Coordinating Family and School: Mothering for Schooling. Education Policy Analysis Archives, 3(1) (http://olam.ed.asu.edu/epaa/, 12 Februari 1997).

Hadiyati, Rofiqoh. 19 Juni 2008. Membaca "Menu Kebutuhan" di antara Daftar Belanja. Detikcom, (http://suarapembaca.detik.com/index.php/detik.read/, 24 Juni 2008).

Hilton, Ronald W. 1997. Managerial Accounting, 4th Edition. New York: Irwin, Mc Graw Hill Companies.

Indriantoro, N. 1993. The Effect of Participative Budgeting on Job Performance and Job Satisfaction with Locus of Control and Curtural Dimensions as Moderating Variables. Ph.D. Dissertation. Lexington: University of Kentucky.

Porcano, T.M. 1984a. Distrutive justice and tax policy. The Accounting Review, 59 (Oktober), 619-636.

. 1984b. The perceived effects of tax policy on corporate investment intentions, The Journal of the American Taxation Association, 6(Fall), 7-19.

Susanto, Y.K. 2007. Pengaruh Partisipasi Anggaran dan Ketidakpastian Tugas terhadap Hubungan antara Penggunaan Informasi Akuntansi untuk Evaluasi Kinerja dan Perilaku Managerial. Proceedings the 1st Accounting Conference, Faculty of Economics Universitas Indonesia, Depok, 7–9 November, 1-17.

Susanto, Y.K. dan Arya Pradipta. 2016. Corporate Governance and Real Earnings Management. International Journal of Business, Economics and Law, 9(1), 17-23.